Tips dan trik membangun rumah

Penyimpangan dari pelaksanaan konstruksi bangunan ini diijinkan, asal dibuktikan dengan perhitungan dan/atau percobaan bahwa konstruksi yang dihasilkan adalah cukup aman. Di dalam gambar-gambar dan perhitungan perhitungan harus dicanturnkan dengan jelas, bahwa telah diadakan penyimpangan dari Standar Konstruksi dan bahwa segala tanggung jawab atas akibatnya dipikul oleh perencana dan pelaksana bangunan yang bersangkutan.

Para sponsor dari cara-cara perhitungan atau pelaksanaan konstruksi beton bertulang yang menyimpang, tetapi yang oleh pemakaian dalam praktek atau oleh perhitungan atau percobaan berkali-kali terbukti baik, berhak untuk mengajukan cara-cara tersebut kepada suatu Panitia yang ditunjuk oleh Pengawas Bangunan yang dimaksud. Panitia ini harus terdiri dari ahli-ahli konstruksi bangunan yang terpilih yang diberi wewenang memeriksa segala keterangan dari cara-cara tersebut. Bila dianggap perlu, Panitia tersebut dapat meminta agar diadakan percobaan-percobaan ulangan, lanjutan atau tambahan.

Laporan Panitia yang berisi syarat-syarat penggunaan cara tersebut, setelah disahkan oleh Pengawas Bangunan, mempunyai kekuatan yang sama dengan Peraturan/Standar Konstruksi

Share
This entry was posted in Bali Konstruksi and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Tips dan trik membangun rumah

  1. Wah, kalo bangunan yang cepat rusak, seperti sekolah2 di kampung yang cepat ambruk itu krn korupsi yah? Maaf pertanyaannya polos, abis anggarannya khan sudah ada, tapi kok hasilnya malah murahan dan membahayakan anak2 sekolah…

  2. Dody says:

    Apakah sudah ada standar konstruksi bangunan untuk rumah tinggal ?

    Dimana saya bisa mendapatkannya ?

    Terima kasih

  3. Kadek Suastika,ST says:

    halo Dody
    terime kasih atas pertanyaanya,
    Didalam merencanakan/mendesain suatu konstruksi harus memenuhi syarat atau standart Konstruksi Bangunan dan bahan bangunan
    Sedikit cerita saya Standart Konstruksi Bangunan dan bahan bangunan di Indonesia telah lama menggunakan dan dipakai acuan oleh insinyur/konstruktur.Bahkan di Jaman penjajahan Belanda sudah menerapkannya.Selepasnya Indonesia membuat Standart konstruksi Bangunan dan bahan bangunan dengan nama PBI (Peraturan Beton Indonesia) kemudian SKSNI (Standart Konstruksi Nasianal Indonesia)
    Selain dari SKSNI Kami selaku konstruktrur selalu menggunakan standart dari luar misalnya ASCII, NACHII ,ASTOO sebagai acuan/standart untuk perhitungan konstruksi bangunan dan bahan bangunan.Jadi didalam merencanakan dan mendesain konstruksi kami tidak main-main dan bisa dipertanggung jawabkan untuk membuat keputusan didalam mendesign dan merencanakan konstruksi bangunan.
    Kalo anda berminat hanya untuk mengetahui cukup mempelajari SKSNI, sebab di buku ini dikeluarkan oleh Dinas PU sudah cukup lengkap dan jelas. Untuk mendapatkan anda bisa menghubungi Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau Universitas/kampus di fakultas Teknik.
    Saya sarankan keduanya karena merupakan disiplin Ilmu yang dipelajari bertahun-tahun,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.