Kebakaran Terjadi Dirumah Anda, Apa Tindakan Anda?

Risiko kebakaran mungkin bisa terjadi pada kita semua. Api kecil bisa jadi sahabat sedangkan api besar bisa jadi penjahat. sekarang tergantung kita memanfaatkannya, Setiap ativitas kita tidak jauh dari namanya api.

Apakah Anda ingat ungkapan yang berbunyi “bermain air – basah, bermain api – hangus”? Dengan beberapa tips berikut ini, semoga Anda dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran terutama di rumah Anda.

  1. Simpanlah bahan-bahan yang mudah terbakar (misalnya minyak tanah, korek api, bensin dan gas) dengan baik dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  2. Secara teratur, bersihkan lingkungan Anda dari rumput dan daun-daun yang sudah mengering. Di beberapa daerah, sumber kebakaran dapat berasal dari terbakarnya rumput dan tanaman kering yang terbakar di dekat rumah.
  3. Berilah jarak minimum 1 meter antara sumber panas atau listrik dengan peralatan/perabot yang mudah terbakar, misalnya antara kompor dengan serbet/lap kain, pemanas ruangan dengan tempat tidur dan sebagainya.
  4. Jangan gunakan sambungan “laba-laba” karena hal ini dapat menyebabkan beban listrik yang berlebihan pada kabel listrik.
  5. Secara teratur, cek kualitas kabel dan sambungannya. Jika terkelupas, janganlah ragu untuk segera menggantinya. Jika Anda kurang berpengalaman dalam menangani peralatan listrik, panggilah tukang/petugas yang lebih berpengalaman.
  6. Gunakan peralatan listrik sesuai dengan spesifikasi dan standar masing-masing.
  7. Jangan merokok di tempat tidur. Hal sepele ini kadang tidak diperdulikan oleh orang lain, namun efek yang ditimbulkan jika Anda ceroboh, sangatlah besar.
  8. Jika Anda sedang memasak, jangan alihkan konsentrasi pada masakan yang sedang Anda masak. Tips jitu ini akan membantu Anda jika Anda terpaksa untuk sejenak meninggalkan masakan : bawalah sodet (wooden spoon) atau pelindung panas (pot holder) untuk mengingatkan Anda bahwa Anda sedang memasak.
  9. Jika Anda akan bepergian dalam waktu yang relatif lama dan tidak ada orang yang menunggu rumah, cabutlah semua alat listrik dari terminalnya dan pastikan bahwa saklar listrik dalam keadaan mati (off).

Nantikan tips berikutnya mengenai apa yang sebaiknya dilakukan jika kebakaran sedang terjadi.

Share
This entry was posted in Bali Konstruksi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.