Keramik Minimalis Mulai Ngetren

MEMBANGUN kawasan hunian harus didasarkan pada perhitungan matang. Seperti menentukan desain rumah hingga jenis keramik yang sesuai dengan desain rumah.Penggunaan keramik pada lantai menjadi populer karena keramik dapat memberikan nuansa kesejukan di iklim yang lebih hangat. Selain itu, lantai keramik lebih mudah dibersihkan. Salah satu cara melihat apakah keramik memiliki kualitas tinggi adalah dengan melihat desainnya. Desain itu ditandai dengan tingginya ketepatan ukuran, warna, dan motif.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah soal ketersediaan keramik itu. Itu dimaksudkan agar ketika keramik rusak, si pemilik tidak kesulitan mencari keramik yang sama. Saat ini, desain keramik lantai tidak lagi seperti dulu. Sejumlah pelaku usaha telah mengembangkan sejumlah keramik lantai dalam berbagai bentuk tampilan. Beberapa keramik yang tengah ngetren berbentuk seperti berlian, persegi delapan, persegi tujuh, segi tiga, dan bahkan lingkaran agar menampilkan kesan lebih eksentrik.

Direktur Operasional PT Arwana Citramulia Tbk Edy Suyanto mengatakan, tipe marblecukup banyak diminati masyarakat. Sebab, warna yang ditawarkan keramik dengan jenis ini menyerupai batu alam. “Mungkin karena alasan itulah masyarakat menyukai keramik dengan tipe ini. Baik untuk kawasan hunian ataupun proyek lain,” tuturnya.

Warna abu-abu dan cokelat tua merupakan warna favorit masyarakat. Kedua warna ini dianggap memiliki citra rasa yang lebih hidup. Suasana rumah akan menjadi lebih terasa bila bangunan rumah yang dibangun mempergunakan desain minimalis. Sehingga membuat situasi dan kondisi rumah yang dibangun semakin klop.

Edy memaparkan, pihaknya juga mengembangkan ubin keramik dengan tipe granity. Ubin keramik ini membuat suasana ruangan menjadi netral. Dengan warnawarna yang tidak ramai menyebabkan nuansa ruangan tampak lebih alami. Apalagi bila dipadukan dengan warna dinding yang serupa.

GM Marketing PT Satyaraya Keramindoindah Jimin Suman mengatakan, desain klasik saat ini sedang tren. Desain klasik seperti keramik tipe marble menawarkan warna kalem seperti putih, cokelat, dan abu-abu. “Konsumen tampaknya menginginkan keramik yang dipasang tidak terlalu dekoratif,” ucapnya.

Produsen keramik Roman ini juga menilai, selain desain minimalis, ada kecenderungan masyarakat mulai menyukai keramik yang memiliki warna cemerlang seperti hijau dan ungu. Sebagian konsumen merasa warna tersebut membuat hidup penghuni menjadi lebih dinamis. Biasanya konsumen yang menyukai keramik seperti itu tinggal di daerah perkotaan.

Keramik Roman merupakan produk lokal dengan desain Italia dan teknologi Spanyol. Sementara Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Achmad Widjaya mengatakan, tren keramik pada saat ini mengarah pada ukuran besar, yakni 50cm x 50cm dan 60cm x 60cm. Ukuran keramik standar seperti 20cm x 20cm dan 30cm x 30cm sudah mulai ditinggalkan konsumen.

“Konsumen semakin tertarik dengan keramik ukuran besar,” terangnya, seusai pembukaan pameran Indonesia Building Technologi Expo 2008, di Jakarta, baru-baru ini.

Warna keramik yang disukai masyarakat juga cenderung lebih mengarah kepada warna sederhana dan muda, seperti putih, krem atau cokelat. Warna-warna tersebut dipilih mengikuti kecenderungan bangunan yang dibangun pengembang ataupun penghuni. Dengan begitu, antara warna bangunan dan keramik akan saling melengkapi.

Tren itu tidak lepas dari pengaruh keramik Asia yang sejak beberapa tahun terakhir menjadi pilihan utama masyarakat. Sebab, model yang diusung keramik Asia sesuai dengan gaya masyarakat Indonesia. “Kalau selera sudah cocok, harga tidak akan masalah,” katanya.

Dia mengakui harga keramik ukuran besar sedikit lebih mahal dibandingkan keramik standar. Karena itu, kecenderungan tren seperti itu belum dirasakan semua kalangan.

(sindo//tty)

Share
This entry was posted in Bali Konstruksi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Keramik Minimalis Mulai Ngetren

  1. Budi says:

    Salam,

    Saya mau beli keramik dalam partai besar, untuk memudahkan dalam
    menentukan muatan pengirimannya, maka dengan ini saya mau menanyakan
    tentang berat keramik per dus masing2 ukuran sbb :
    – 40 x 40 satu dus berapa kg?
    – 30 x 30 satu dus berapa kg?
    – 20 x 20 satu dus berapa kg?
    Terimakasih atas perhatiannya. Mohon jawaban dikirim ke email saya.
    Semoga kita dapat menjalin hubungan kerjasama dalam waktu dekat.
    Saya tunggu kabar selanjutnya.

    Salam hormat,
    Budi

  2. Berat keramik relatif tergantung motif dan merk keramik tersebut.thanks

  3. yuki says:

    mo tanya, klo keramiknya warna coklat, kira2 warna dinding yang pas warna apa ya???

  4. Kadek Suastika,ST says:

    warna relatif sesuaikan dgn selera anda, mungkin anda bisa pake warna yg terang dan cerah.thanks

  5. I hope you never stop! This is one of the very best blogs Ive ever read. Youve got some mad skill here, man. I just hope which you dont lose your style simply because youre absolutely one of the coolest bloggers available. Please maintain it up since the world wide web wants someone like you spreading the word.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.