TAMAN tidak harus selalu diposisikan di luar rumah. Taman di dalam rumah atau indoor gardenpun dapat diciptakan dengan desain yang cantik.

Salah satu alasan taman harus diletakkan di dalam rumah adalah, Anda mungkin tidak memiliki lahan yang cukup luas di pekarangan. Untuk beberapa jenis tipe rumah yang sangat sederhana dan mungil, biasanya lahan di pekarangan depan kurang memadai untuk dijadikan taman.

Akan tetapi, sebuah rumah terasa kurang baik jika tidak memiliki taman. Menurut desainer taman Maria Pamela, taman baik untuk sirkulasi udara karena membantu menyerap polusi. “Setiap rumah sebaiknya memiliki taman karena tanaman yang ada di dalam taman tersebut akan membantu membentuk oksigen. Selain itu, taman juga membuat nuansa rumah menjadi lebih segar karena fungsi penghijauannya,” ujar Maria.

Membuat taman bunga di dalam rumah, misalnya, tidak sesulit yang dibayangkan. Apalagi jika Anda mempunyai latar belakang hobi berkebun, itu akan lebih mempermudah kerja Anda. Usaha yang dibutuhkan pun tidak sampai membuat Anda kelelahan.

“Ada yang harus dipertimbangkan mengingat taman di dalam rumah akan mengalami kekurangan sinar matahari, air hujan, dan angin,” sebut Maria.

“Karena itu, sangatlah penting menentukan tanaman jenis apa saja yang ingin Anda kembangkan di taman tersebut. Tanaman-tanaman tersebut harus mampu beradaptasi dan bertahan dengan suasana dalam rumah yang sangat berbeda dengan di luar rumah. Karena itu, sebaiknya taman dalam rumah Anda ditempatkan dekat jendela, patio, atau di bagian rumah yang setidaknya mendekati luar rumah,” sebut desainer cantik itu lagi.

Berhubung membangun sistem pengairan pada taman dalam rumah cukup sulit, maka pastikan tanaman yang Anda pilih adalah yang tahan dengan air. Tiap kali Anda menyiram tanaman di taman yang berada di luar rumah, sisa air yang Anda siram akan dibuang melalui sistem pengairan.

Sementara jika Anda menyiram tanaman di indoor garden, air akan mengumpul di tanah. Jika tanaman tak mampu bertahan, air lama-lama akan membuat tanaman itu menjadi busuk. Anda bisa memilih tanaman yang tahan terhadap kandungan air tinggi. Atau pilih tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air, seperti kaktus.

Bagian-bagian dalam rumah yang cocok dijadikan taman misalnya ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur. Pastikan Anda sudah mengukur seberapa besar taman akan dibuat. Beri pinggiran taman dengan semen atau batu bata untuk memberi batasan taman.

Mengatur taman dalam rumah sama dengan mengatur taman di luar rumah. Tanaman yang ukurannya paling panjang dan tinggi menjulang harus diletakkan di bagian paling belakang. Sementara tanaman paling pendek diletakkan paling depan.

Jika Anda kurang ingin memiliki taman dengan dasar tanah karena takut mengotori ruangan, Anda bisa membuat sebuah space di dalam rumah dan melapisinya dengan semen. Tanaman yang Anda pilih bisa berupa tanaman dalam pot yang diletakkan berjajar dan rapi. Dengan begitu, tanah di dalam pot tidak akan berantakan di lantai rumah Anda.

Yang pasti, bagaimanapun Anda mendesain taman, bukan berarti semuanya harus mengeluarkan biaya yang tinggi. Menciptakan taman di dalam rumah justru cenderung lebih “murah” dibandingkan taman luar rumah

Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • BlogMemes
  • Blogsvine
  • E-mail this story to a friend!
  • Furl
  • Internetmedia
  • LinkaGoGo
  • Linkter
  • Live
  • Ma.gnolia
  • PlugIM
  • Print this article!
  • Socialogs
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
  • Upnews
  • Yahoo! Buzz
  • YahooMyWeb
  • Share/Bookmark