Aug
Bali Traditional NATURAL Paint (Cat Antik Bali)
Untitled Document
Bali Traditional NATURAL Paint
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
|||||
![]() |
![]() |
Keistimewaannya :
- Cat Natural KCA adalah Cat water based / berbahan dasar air yang terbuat
dari bahan Acrylic dengan aneka warna antik, unik dan alami dengan daya tahan
yang cukup lama dan sangat kuat. Suatu terobosan baru dibidang cat bernuansa
alami untuk memperindah ruangan baik interior maupun eksterior. Sangat cocok
buat segala bangunan modern maupun tradisional sebagai alternative pengganti
paras taro, paras gosok, bata, batu karang, batu palimanan yang berlogo “KCA”.
- Khusus untuk pulau Bali, Cat Natural KCA sebagai suatu alternative solusi
mempertahankan keajegan dibidang Arsitektur khas Bali akibat pesatnya pembangunan
perumahan, pertokoan, komplek perkantoran dan perhotelan. Dengan demikian
akan tetap terjaga keserasian atau harmonisasi dengan lingkungan budaya local.
- Cat Natural KCA terdiri dari Cat Tanah Taro yang mempunyai texture dan
nuansa warna tanah taro, paras dan bata, Bali Stone Mill yang memiliki keunikan
texture Batu Karang Halus dan Cat Palimanan sebagai pengganti batu palimanan
yang dapat digunakan sebagai cat tembok yang sangat istimewa karena hasil
pengecatan yang ditimbulkan seperti batu – batu kecil yang rapat bernuansa
alami. Dapat juga digunakan diberbagai media lainnya seperti : Gypsum, Plafon,
Pilar beton, Hardboard, Mebel berbahan kayu, kerajinan Gerabah, Aneka Pot
bunga dan bagian – bagian tertentu dari bangunan yang ingin ditampilkan.
Aplikasi Umum :
1. Permukaan / dinding harus dibersihkan dari kotoran, debu, cat lama ( pengerikan
) dan lain sebagainya.
2. Pengecatan dapat menggunakan kuas, roll dan sprygun texture
3. Pengecatan sebaiknya dilakukan menjadi dua tahap pengerjaan dengan wadah
yang berbeda :
- Pengecatan encer dengan perbandingan air 10 %
- Pengecatan kental dengan perbandingan air 5 %
4. Untuk mendapatkan hasil yang baik, anda bisa mengulangi pengecatan 2 kali
setelah permukaan kering betul.
5. Cat akan kering tidak lebih 15 – 20 menit pada keadaan cuaca yang
cerah.
6. Untuk mempermudah pengecatan dan pemerataan Cat Natural KCA sebaiknya permukaan
dinding tidak perlu diaci, biarkan tetap kasar sesuai dengan texture yang
diinginkan.
7. Luas Pengecatan :
- Tembok dengan plesteran kasar, luas pengecatan maksimal 1,5 – 2 M
/ Kg
- Tembok dengan acian, luas pengecatan maksimal 2 – 2,5 M / Kg
Aplikasi Pekerjaan :
1. Dinding / permukaan lama :
- Permukaan harus dibersihkan / diamplas dari kotoran, debu, cat lama ( dikerik
) dan lain sebagainya.
- Permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA yang telah diencerkan dengan perbandingan air 10 % untuk menutup
pori – pori permukaan sesuai dengan warna yang diinginkan.
- Setelah kering, kemudian permukaan / dinding dilapisi kembali Cat Natural
KCA dengan perbandingan air 5 % minimal 2 kali lapis untuk daya tutup yang
maksimal.
2. Dinding / permukaan baru :
- Permukaan baru dapat langsung dicatkan dengan Cat Natural KCA dan
- Permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA yag telah diencerkan dengan perbandingan 10 % untuk meutup
pori – pori permukaan sesuai dengan warna yang diinginkan
- Setelah kering, kemudian permukaan / dinding dilapisi Cat Natural KCA dengan
perbandingan 5 %, minimal 2 kali lapis untuk daya tutup yang maksimal
CAT FLAKES ANTIQUE COLOR ( FAC )
Keistimewaannya :
- Flakes Antique Color ( FAC ) adalah Cat water based / berbahan dasar air
dengan angka warna antic, unik, alami dengan daya tahan yang cukup lama dan
sangat kuat. Suatu terobosan baru dibidang Cat bernuansa bebatuan alami. Untuk
memperindah ruangan baik interior maupun eksterior. Sangat cocok buat segala
bangunan modern maupun tradisional sebagai alternative pengganti batu paras,
granit, marmer dan bebatuan lainnya serta sangat serasi bila dipadukan dengan
berbagai cat natural lainnya seperti cat taro, cat paras, cat bata merah,
cat palimanan dan juga cat stone mill berlogo “ KCA “
- Khusus untuk pulau Bali, Cat FAC dan Cat Natural KCA sebagai suatu alternatif
solusi mempertahankan keajegan dibidang Arsitektur khas Bali akibat pesatnya
pembangunan perumahan, pertokoan, komplek perkantoran dan perhotelan. Dengan
demikian akan tetap terjaga keserasian atau harmonisasi dengan lingkungan
budaya lokal.
- Cat FAC dapat digunakan sebagai cat tembok yang sangat istimewa karena
hasil pengecatan yang ditimbulkan seperti butir – butir pasir laut,
batu – batu kecil yang rapat laksana granit yang menawan. Dapat juga
digunakan di berbagai media lainnya seperti : Gypsum, Plafon, Pilar Beton,
Tiang Kayu Ukir, Keramik, Hardboard, Mebel berbahan kayu, Pigura Lukisan,
Kerajinan Gerabah, Aneka Pot bunga dan juga sebagai cat unik untuk Genteng
atau bagian – bagian tertentu dari bangunan yang ingin ditampilkan.
Aturan Pakai :
1. Permukaan / dinding harus dibersihkan dari kotoran, debu, cat lama dan
lain sebagainya.
2. Khusus untuk permukaan yang masih baru, dianjurkan memakai cat natural
KCA ( Cat Tanah Taro KCA, Cat Palimana KCA, Cat Stone Mill KCA ) sebagai cat
dasar sebelum di cat dengan FAC.
3. Untuk mendapatkan hasil akhir yang baik, anda bisa mengulangi pengecatan
2 – 3 kali setelah permukaan kering betul.
4. Untuk Interior, dianjurkan diamplas dan untuk mendapatkan hasil yangt optimal
5. Flakes Antique Color akan kering tidak lebih 30 – 60 Menit
6. Untuk mempermudah pengecatan dan pemerataan butiran Cat FAC sebaiknya permukaan
dinding tidak perlu diaci, biarkan tetap kasar sesuai dengan texture yang
di inginkan.
7. Tahap Pekerjaan :
Base Coat :
1. Cat dinding dengan dengan dasaran yang sesuai dengan warna cat FAC yang
diingini.
2. Cat dasar biasa menggunakan Cat Natural KCA antara lain Cat Taro, Cat Palimana,
dan Cat Stone Mill.
Flakes Antique Color ( FAC) :
1. Tembok dengan plesteran kasar dengan dasaran Cat Natural KCA, luas pengecatan
maksimal 2 – 2,5 M / Kg.
2. Tembok dengan plesteran kasar tanpa dasaran Cat Natural KCA, luas pengecatan
maksimal 1 – 1,5 M / Kg.
3. Tembok dengan acian dengan dasaran Cat Natural KCA, luas pengecatan maksimal
1 – 2 M / Kg.
4. Tembok dengan acian tanpa dasar Cat Natural KCA luas pengecatan maksimal
tidak lebih 1 M / Kg.
Top Coat :
Top Coat ada dua jenis antara lain Top Coat Water Base ( dengan campuran
air ) dan Solvent Base ( dengan campuran tiner )
1. Untuk Cat FAC Interior dianjurkan memakai Top Coat Water Base dan untuk
Cat FAC exterior dianjurkan memakai Top Coat Solvent Base.
2. Luas / daya tutup Top Coat untuk kedua jenis pelapis ini 8 m2 / ltr
Aplikasi Pekerjaan :
I.
1 Dinding / permukaan baru ( Eksterior ) :
- Permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA sesuai dengan warna Cat Flakes Antique Color yang diinginkan.
- Setelah kering, kemudian permukaan / dinding dilapisi Cat Flakes Antique
Color minimal 2 -3 kali lapis untuk daya tutup yang maksimal.
- Kemudian setelah kering lapisan permukaan / dinding Flakes Antique Color
dapat dilapisi dengan Top Coat KCA ( Gloss & Doft ).
2. Dinding / permukaan baru ( Interior ) :
- Permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA sesuai dengan warna Cat Flakes Antique Color yang diinginkan
- Setelah kering, kemudian permukaan / dinding dilapisi Cat Flakes Antique
Color minimal 2 – 3 kali lapis untuk daya tutup yang maksimal
- Kemudian Cat Flakes Antique Color dapat diamplas setelah 30 – 60 menit
setelah pengecatan untuk menghasilakan tekstur yang diinginkan.
- Setelah diamplas, kemudian lapisan permukaan / dinding flakes Antique Color
dapat dilapisi dengan Top Coat KCA ( Gloss & Doft )
II.
1 Dinding / permukaan lama ( Eksterior ) :
- Permukaan harus dibersihkan / diamplas dari kotoran, debu, cat lama dan
lain sebagainnya
- permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA sesuai dengan warna Cat Flakes Antique yang diinginkan
- Setelah kering, kemudian permukaaan / dinding dilapisi Cat Flakes Antique
color minimal 2 – 3 kali lapis untuk daya tutup yang maksimal
- Setelah kering, kemudian lapisan permukaan / dinding Flakes Antique Color
dapat dilapisi dengan Top Coat KCA ( Gloss & Doft ).
2 Dinding / permukaan lama ( Interior ) :
- Permukaan harus dibersihkan / diamplas dari kotoran, debu, cat lama dan
lain sebagainya
- Permukaan / dinding yang belum diaci / diplester terlebih dahulu dilapisi
Cat Natural KCA sesuai dengan warna Cat Flakes Antique yang diinginkan
- Setelah kering, kemudian permukaan / dinding dilapisi Cat Flakes Antique
Color minimal 2 – 3 kali lapis untuk daya tutup yang maksimal
- Kemudian Cat Flakes Antique Color dapat diamplas setelah pengecatan untuk
menghasilkan teksture yang diinginkan
- Setelah diamplas, kemudian lapisan permukaan / dinding Flakes Antique Color
dapat dilapisi dengan Top Coat KCA ( Gloss & Doft ).
Bali Traditional SYNTETIS Paint
CAT SYNTETIS ENAMEL
Dibuat dari bahan Syntetis yang memiliki solid yang tinggi dan kekilapan
yang baik. Dapat digunakan untuk cat kayu dan besi
Pelarut : Thiner A 1 : 1
Coverage : 8 M2 / Kg
Ketebalan Film : 30 MMcr.
Aplikasi : Kuas dan Spait
Hasil Aplikasi : Gloss
Pengeringan : Kering sentuh 20 – 30 menit
Kering sempurna 1 – 1,5 jam
Sebelum melaksanakan pengecatan terlebih dahulu diratakan / dibersihkan permukaan
cat yang lama, pengecatan sebaiknya dilakukan dengan 2 kali pengecatan untuk
memperoleh hasil yang maximal. Sebelum menggunakan cat diaduk hingga rata,
dan siapkan cat sesuai kebutuhan agar tidak kekurangan.
CAT NITRO CELLULOSE
Dibuat dari bahan Alkyd dan Nitro Cellulose yang memiliki kekerasan dan ketahanan
yang cukup baik. Dapat digunakan untuk furniture dan bidang kontruksi.
Pelarut : Thiner A 1 : 1
Coverage : 7 – 8 M2 / Kg
Ketebalan Film : 30 MMcr.
Aplikasi : Kuas dan Spait
Hasil Aplikasi : Gloss, semi gloss, doft
Pengeringan : Kering sentuh 20 – 30 menit
Kering sempurna 60 menit
Sebelum melaksanakan pengecatan terlebih dahulu diratakan / dibersihkan permukaan
cat yang lama, pengecatan sebaiknya dilakukan dengan 2 kali pengecatan untuk
memperoleh hasil yang maximal. Sebelum menggunakan cat diaduk hingga rata,
dan siapkan cat sesuai kebutuhan agar tidak kekurangan.
CAT GENTENG
“ KCA “
Dibuat dari bahan Vinyl Acrylic yang tahan terhadap pengaruh sinar matahari
dan mengandung anti jamur , sehingga hasil cat lebih kuat dan hemat.
Pelarut : Air ( 50% – 100% )
PH : 8,5
Coverage : 200 – 250 genteng / Kg
Ketebalan Film : 30 – 50 MMcr.
Aplikasi : Kuas dan Spait
Warna : sesuai dengan Kartu Warna
Pengeringan : Kering sentuh 10 – 20 menit
Kering sempurna 1 jam
Sebelum melaksanakan pengecatan terlebih dahulu dibersihkan permukaan genteng
yang akan dicat, pengecatan sebaiknya dilaksanakan dengan 2 kali pengecatan
untuk memperoleh hasil yang maximal.
NATURAL PAINT
“ KCA “
Dibuat dari bahan Tanah Taro, Semen dan Vinyl Acrylie yang tahan terhadap
pengaruh sinar pengaruh sinar matahari dan mengandung anti jamur, sehingga
hasil lebih kuat dan hemat serta memiliki warna yang sangat alami dan klasik.
Dapat digunakan untuk pekerjaan kontruksi terutama pada bidang exterior (
Pagar dan Bidang Depan Rumah )
Pelarut : Air
PH : 8,5
Coverage : 2 – 3 M2 ? Kg
Ketebalan Film : 1 – 2 MM
Aplikasi : Diaci
Warna : Natural
Kekuatan : 1 Th s/d 2 Th
Sebelum melaksanakan pengecatan terlebih dahulu dibentuk atau dibersihkan
permukaan genteng yang akan diaci, pengecatan sebaiknya dilaksanakan dengan
2 kali pengecatan untuk memperoleh hasil yang maximal.
FLAKES ANTIQUE COLOUR
“ KCA “
Dibuat dari bahan Vinyl acrylic dan Butiran pewarna ( Flakes Colour ) yang
tahan terhadap pengaruh sinar matahari dan mengandung anti jamur, sehingga
hasil lebih kuat dan hemat serta memiliki warna yang sangat alami dan klasik.
Dapat digunakan untuk pekerjaan kontruksi terutama pada bidang exterior, interior,
kayu, triplek, hardboard, gypsum dan genteng.
Pelarut : Air
PH : 8,5
Coverage : 2 – 2,5 M2 / Kg
Ketebalan Film : 1 – 2 MM
Aplikasi : Kuas
Warna : Sesuai dengan Kartu Warna
Kekuatan : 3 Th s/d 4 Th
Sebelum melaksanakan pengecatan terlebih dahulu dibentuk atau dibersihkan
permukaan yang akan dicat. Untuk memperoleh hasil yang maksimal sebaiknya
dilakukan pengecatan sebanyak 2 – 3 kali










































